Headlines News :

    Showing posts with label kencur. Show all posts
    Showing posts with label kencur. Show all posts

    Beras kencur melancarkan peredaran darah dan mencegah masuk angin

    Beras kencur adalah minuman jamu warisan nenek moyang kita. Yang sudah terkenal sejak dulu dan selalu diminum untuk menyehatkan badan.

    Jika diminum secara rutin berkhasiat menjaga kesehatan tubuh, menambah nafsu makan, mencegah masuk angin, melancarkan peredaran darah,memperlancarkan menstruasi, mengeluarkan dahak, mencegah flu dan sakit tenggorokan, mencegah masuk angin, menghilangkan mual dan perut kembung, menghilangkan pegal linu, memutihkan wajah, merawat, mengencangkan kulit dan mengkilapkan rambut. Ampasnya dapat digunakan sebagai parem untuk mengobati bagian tubuh yang memar karena benturan.

    Cara membuat jamu beras kencur diwariskan turun-temurun, berikut ini ada 2 resep beras kencur yang berkhasiat dan mudah membuatnya

    RESEP 1

    Bahan:
    Beras 200 gram
    Kencur 50 gram, bersihkan
    Jahe 50 gram, bersihkan
    Daun pandan 2 lembar
    Kelabet 1/2 sendok teh
    Kapulaga 10 buah
    Kemukus 1/2 sendok teh
    Gula merah 300 gram
    Air mendidih 100 ml
    Air 1500 ml
    Garam secukupnya

    Cara membuat:
    Beras dicuci dan tiriskan. Sangrai lalu rendam dalam air mendidih selama 2 jam.
    Sangrai jahe dan kencur, angkat dan sisihkan.
    Campur rendaman beras, kencur, jahe yang telah disangrai, kelabet, kapulaga, kemukus dan sedikit garam.
    Kemudian haluskan dengan blender.
    Rebus air bersama gula merah dan pandan hingga gula larut dan mendidih.
    Lalu campur beras kencur dengan air gula, aduk rata lalu saring. Sajikan.ini cukup untuk 7 – 8 gelas


    RESEP-2:

    bahan:
    3 Sdm beras
    3 Jari kencur
    Sepotong besar jahe
    Sepotong kecil kunyit
    125 gr gula jawa, 1 sdm asam jawa
    1 butir jeruk nipis
    Garam secukupnya
    Sedikit daun pandan.

    Cara membuat:
    Rendamlah beras dengan air bersih selama 3 jam.
    Rebus gula jawa, kunyit, asam, jahe dan daun pandan dengan 3 gelas air, kemudian saring.
    Kencur, jahe dan kunyit (diambil setelah direbus) digiling bersama dengan beras sampai halus.
    Lalu tuangkan air rebusan kedalam gilingan rempah sedikit demi sedikit.
    Saring dengan kain bersih, terakhir peras jeruk nipis dan beri garam secukupnya.
    Jika terasa kurang manis, bisa ditambahkan dengan gula pasir.

    Minuman ini bagus diminum hangat-hangat dan nikmat juga diminum dingin dengan dengan di campur es batu.

    Selamat mencoba dan dapat anda jadikan sebagai peluang usaha dengan membuat sendiri minuman jamu beras kencur di rumah anda (skala home industri).

    semoga bermanfaat, sehat dan sukses selalu

    Referensi:
    - http://mbakevi.blogspot.com/2011/06/tips-cara-membuat-minuman-beras-kencur.html
    - http://kepingemas.blogspot.com/2008/01/membuat-minuman-beras-kencur.html

    Tanaman obat Kencur

    Kencur
    (Kaempferia galanga, Linn.)
    Sinonim :

    Familia :
    Zingiberaceae

    Uraian :
    Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae dan digolongkan sebagai tanaman jenis empon-empon yang mempunyai daging buah paling lunak dan tidak berserat. Kencur merupakan terna kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daging buah kencur berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.

    Nama Lokal :

    Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda), Ceuko (Aceh); Kencor (Madura), Cekuh (Bali), Kencur, Sukung (Minahasa); Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon), Cekir (Sumba);

    Penyakit Yang Dapat Diobati :
    Radang Lambung, Radang anak telinga, Influenza pada bayi; Masuk angin, Sakit Kepala, Batuk, Menghilangkan darah kotor; Diare, Memperlancar haid, Mata Pegal, keseleo, lelah;

    Pemanfaatan :
    1. Radang Lambung
    Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
    Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah;
    Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian
    minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.

    2. Radang Anak Telinga
    Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan ½ biji buah pala.
    Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2
    sendok air hangat;
    Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

    3. Influenza pada bayi
    Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun
    kemukus (lada berekor/ Cubeb)
    Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian
    ditambah beberapa sendok air hangat.
    Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.

    4. Masuk Angin
    Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
    Cara membuat: kencur dikuliti bersih.
    Cara menggunakannya: kencur dimakan dengan garam secukupnya,
    kemudian minum 1 gelas air putih.Dapat dilakukan 2 kali sehari.

    5. Sakit Kepala
    Bahan: 2-3 lembar daun kencur.
    Cara membuat: daun kencur ditumbuk sampai halus.
    Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.

    6. Batuk
    a. Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
    Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring.
    Cara menggunakan : diminum dengan ditambah garam secukupnya.

    b. Bahan : 1 rimpang kencur sebesar ibu jari.
    Cara membuat : kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah;
    Cara menggunakan : airnya ditelan, ampasnya dibuang. Dilakukan setiap pagi secara rutin.

    7. Diare
    a. Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
    Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring.
    Cara menggunakan : diolsekan pada perut sebagai bedak.

    b. Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
    Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya.
    Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak.

    8. Menghilangkan Darah Kotor
    Bahan : 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya.
    Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring.
    Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari secara teratur.

    9. Memperlancar haid
    Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua,adas pulawaras secukupnya.
    Cara membuat : kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
    Cara menggunakan : diminum sekali sehari 2 cangkir.

    10. Mata Pegal
    Bahan : 1 potong rimpang
    Cara membuat : kencur dibelah menjadi 2 bagian.
    Cara menggunakan : permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata.

    11. Keseleo
    Bahan : 1 rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air.
    Cara membuat : kedua bahan tersebut dipipis dan air secukupnya.
    Cara menggunakan : dioleskan/digosokan pada bagian yang keseleo sebagai bedak.

    12. Menghilangkan Lelah.
    Bahan : 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah.
    Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
    Cara menggunakan : diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk orang pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.

    Komposisi :
    KANDUNGAN KIMIA : Rimpang Kencur mengandung pati (4,14 %), mineral (13,73 %), dan minyak atsiri (0,02 %) berupa sineol, asam metil kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid dan gom.

    Sumber IPTEK.Net

    Tags : batuk, darah kotor, diare, haid tidak lancar, Influenza pada bayi, Kaempferia galanga, kencur, keseleo, Masuk angin, mata pegal, menghilangkan lelah, Radang anak telinga, Radang Lambung, Sakit Kepala, Tanaman Obat

    Tanaman Obat Kencur (Kaempferia galanga )

    Klasifikasi ilmiah
    Kerajaan: Plantae
    Divisi: Magnoliophyta
    Kelas: Liliopsida
    Ordo: Zingiberales
    Famili: Zingiberaceae
    Upafamili: Zingiberoideae
    Genus: Kaempferia
    Spesies: K. galanga

    Nama binomial
    Kaempferia galanga
    (Linn.)


    Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-empon/tanaman obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan. Nama lainnya adalah cekur (Malaysia) dan pro hom (Thailand). Dalam pustaka internasional (bahasa Inggris) kerap terjadi kekacauan dengan menyebut kencur sebagai lesser galangal (Alpinia officinarum) maupun zedoary (temu putih), yang sebetulnya spesies yang berbeda dan bukan merupakan rempah pengganti.

    Penjelasan
    Kencur merupakan temu kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan.

    Tumbuhan ini tumbuh baik pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.

    Komposisi kimia rimpang:
    pati (4,14 %),
    mineral (13,73 %),
    minyak atsiri (0,02 %), berupa
    sineol,
    asam metil kanil dan penta dekaan,
    asam sinamat,
    etil ester,
    borneol,
    kamphene,
    paraeumarin,
    asam anisat,
    alkaloid dan
    gom.

    Etnobotani

    Kencur (nama bahasa Jawa dan bahasa Indonesia) dikenal di berbagai tempat dengan nama yang berbeda-beda: cikur (bahasa Sunda), ceuko (bahasa Aceh); kencor (Madura), cekuh (bahasa Bali), kencur, sukung (bahasa Melayu Manado), asauli, sauleh, soul, umpa (bahasa-bahasa di Maluku), serta cekir (Sumba).

    Berbagai resep masakan tradisional Indonesia dan jamu menggunakan kencur sebagai komponennya. Kencur dipakai orang sebagai tonikum dengan khasiat menambah nafsu makan sehingga sering diberikan kepada anak-anak. Jamu beras kencur sangat populer sebagai minuman penyegar pula.

    Ungkapan "masih bau kencur" berarti "masih belum berpengalaman".

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Tags : Kaempferia galanga, kencur, Tanaman OBAT

    Kaempferia galanga herbal medicine

    Scientific classification
    Kingdom: Plantae
    (unranked): Angiosperms
    (unranked): Monocots
    (unranked): Commelinids
    Order: Zingiberales
    Family: Zingiberaceae
    Subfamily: Zingiberoideae
    Tribe: Kaempferia
    Genus: Kaempferia
    Species: K. galanga


    Binomial name
    Kaempferia galanga
    (L.)

    Kaempferia galanga, commonly known as aromatic ginger, sand ginger or resurrection lily, is a monocotyledonous plant in the ginger family. It is found primarily in open areas in southern China, Taiwan, Cambodia and India, but is also widely cultivated throughout Southeast Asia. The plant is used as a herb in cooking in Indonesia, and especially in Bali; its Indonesian name is kencur. Its leaves are used in the Malay rice dish, nasi ulam. Unlike Boesenbergia pandurata (grachai or Chinese key), kaempferia galanga is not commonly used in Thai cuisine but can be bought as a dried rhizome or in powder form at herbal medicine stalls. It is known in Thai as proh horm or horm waan. It is also used in Chinese cooking and Chinese medicine and is sold in Chinese groceries under the name Sha Jiang,[1] while the plant itself is referred to as shan nai (Chinese: 山柰; pinyin: shannai).[2] Kaempferia galanga has a peppery camphorous taste.[1] It is one of four plants known as galangal, and is differentiated from the others by the absence of stem and dark brown rounded rhizomes, while the other varieties all have stems and pale rosebrown rhizomes.[citation needed]

    Pharmacology
    The rhizomes of aromatic ginger have been reported to include cineol, borneol, 3-carene, camphene, kaempferol, kaempferide, cinnamaldehyde, p-methoxycinnaamic acid, ethyl cinnamate and ethyl p-methoxycinnamate. Extracts of the plant using methanol have shown larvicidal activity against the second stage larva of dog roundworm (Toxocara canis). It was also found to be effective as an amebicide in vitro against three species of Acanthamoeba which cause granulomatous amebic encephalitis and amebic keratitis. In 1999 the rhizome extract was found to inhibit activity of Epstein-Barr virus. Further research has demonstrated that the extract effectively kills larvae of the mosquito Culex quinquefasciatus and repels adult Aedes aegypti mosquitoes, both of which are serious disease vectors. As a result of these findings, research is underway to evaluate the plant extract's use as an insect repellent, with preliminary findings suggesting that it is a non-irritant to the skin of rats.[3]


    Uses
    The rhizomes of the plant, which contains essential oils, have been used in Chinese medicine as a decoction or powder for treating indigestion, cold, pectoral and abdominal pains, headache and toothache. Its alcoholic maceration has also been applied as liniment for rheumatism.[3]


    References
    ^
    a b Van Wyk, Ben-Erik (2005), Food Plants of the World, Portland, Oregon: Timber Press, Inc, ISBN 0-88192-743-0
    ^ Wu, Delin; Larsen, Kai (2000), "Kaempferia galanga", in Wu, Z. Y.; Raven, P.H.; Hong, D.Y., Flora of China, 22, Beijing: Science Press; St. Louis: Missouri Botanical Garden Press, pp. 74
    ^
    a b Kanjanapothi, D., et al. (2004), "Toxicity of crude rhizome extract of Kaempferia galanga L. (Proh Hom)", Journal of Ethnopharmacology 90 (2-3): 359-365, http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B6T8D-4B726PB-3&_user=650606&_rdoc=1&_fmt=&_orig=search&_sort=d&view=c&_acct=C000035099&_version=1&_urlVersion=0&_userid=650606&md5=f50e45a2f890ae85e61d1f994cc92f1f#bib6
    From Wikipedia, the free encyclopedia

    Tags : Kaempferia galanga, kencur, Tanaman OBAT,
     
    Special Thanks To : Obat Indonesia | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2013. T11U (Tiloe Jungle) Medicinal Herbal! - All Rights Reserved
    Template modif by Jasa Website Pangkalpinang Published by T11U
    Proudly powered by Blogger
    Join us on Facebook Follow us on Twitter Add us on G+ Subscribe to RSS